adabnews.com
ANGIN kencang yang terjadi pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 01.15 Wita menyebabkan sebuah pohon kemiri tumbang dan menimpa rumah warga di Desa Lamadale, RT 08/RW 04. Rumah milik Philipus Polo Lewerang mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tersebut.
Menurut laporan warga, angin kencang berlangsung hanya beberapa menit tanpa disertai hujan. Pohon kemiri yang tumbang berjarak sekitar 70 meter dari rumah dan mendadak roboh ke arah bangunan, menyebabkan rumah langsung ambruk.
Mikhael Ola Lewerang, warga setempat melaporkan, akibat kejadian ini, atap rumah yang terbuat dari seng hancur. Dua buah lemari penyimpanan perabot rumah tangga dan pakaian juga rusak total.
Warga sekitar segera melakukan upaya penanganan darurat dengan membantu memindahkan barang-barang di dalam rumah dan mengungsikannya ke bangunan yang sedang dibangun di sebelah rumah korban, meski belum ditempati.
Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini meliputi: seng, paku, balon/lampu, dan lemari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada intervensi dari Pemda setempat. (adabnewsteam).
Berita Terkait
Satu Lagi Masyarakat Adat Siap Kukuhkan Zona Perlindungan Laut di Lembata
Hidup Bersama Air yang Datang Seminggu Dua Kali: Perjuangan Desa Leuwayan Mengalirkan Asa dari Mata Air Weirawe
PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah
Muro di Lembata Kerap Disalahpahami, Aktivis Soroti Pentingnya Saling Mendengar
14 Desa Pesisir Lembata Siap Jadi Pilot Project Ekonomi Biru
LSM Barakat Soroti Ketidaksinkronan Naskah Akademik dan Draft Perda Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut NTT
Pemkab Lembata Susun Ranperda Renkon Kekeringan 2026–2028
CENDANA TERTEBANG PLN LEMBATA
Petani, Pemuda, dan Penyuluh di Lembata Belajar Budidaya Semangka: Dorong Komitmen Pertanian Holtikultura
Hujan Lebat Rendam Rumah Warga di Watokobu, Drainase Diduga Jadi Penyebab