Lombok Timur, 01 Desember 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama PLN Group NTB melaksanakan aksi penanaman 5.000 bibit mangrove dan 300 tanaman pesisir lainnya, yang terdiri dari 100 bibit ketapang, 100 bibit palem putri, dan 100 bibit cemara, di Desa Jerowaru dan Desa Sugihan, Kabupaten Lombok Timur, pada Jumat, 28 November 2025.
Kegiatan bertajuk Roots of Energy ini digelar serentak secara nasional sebagai wujud komitmen PLN dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan memperkuat peran sektor kelistrikan dalam upaya mitigasi krisis iklim.
Di Lombok Timur, aksi penanaman melibatkan 211 pegawai PLN Group bersama 50 warga setempat, termasuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bale Mangrove serta siswa-siswi SDN 4 Jerowaru. Para peserta menanami kawasan pesisir sebagai bentuk intervensi ekologis untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan di kedua desa tersebut.
Selain penanaman pohon, PLN juga menggelar sesi sosialisasi lingkungan bagi seluruh peserta untuk meningkatkan pemahaman mengenai fungsi ekosistem pesisir, manfaat vegetasi pantai, serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Wakil Bupati Lombok Timur, Moh Edwin Wijaya, mengapresiasi langkah kolaboratif PLN dan masyarakat dalam memperingati HMPI melalui aksi nyata pemulihan ekosistem pesisir.
“Kegiatan ini adalah warisan penting bagi generasi mendatang dan menjadi bukti bahwa pembangunan dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menjelaskan bahwa lokasi penanaman ditetapkan berdasarkan pemetaan sosial dan ekologi di wilayah pesisir. Desa Jerowaru tercatat memiliki potensi mangrove hingga 45,32 hektare, sedangkan Desa Sugihan memiliki potensi pengembangan kawasan pesisir seluas 7,46 hektare.
“Aksi ini dilakukan untuk memperkuat fungsi ekologis wilayah pesisir dan meningkatkan kualitas lingkungan di Desa Jerowaru dan Sugihan dalam jangka panjang. Kami percaya, kegiatan lingkungan ini merupakan bekal bagi masa depan,” ujar Rizki.
Rizki menambahkan, program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung Asta Cita 6 serta agenda prioritas perusahaan terkait konservasi keanekaragaman hayati.
“Penanaman ini diproyeksikan mampu meningkatkan kualitas ekosistem pesisir sekaligus menyerap lebih dari 1.500 ton CO₂ per tahun di masa mendatang,” lanjutnya.
Gerakan Roots of Energy menjadi kontribusi penting PLN dalam menjaga keseimbangan ekosistem, memperkuat ketahanan kawasan pesisir, serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat. Program ini selaras dengan tujuan SDG 13, 14, dan 15, sekaligus menegaskan komitmen PLN untuk menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang berorientasi pada keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. (Adabnewsteam).
Berita Terkait
PLN UIP Nusra Renovasi Perpustakaan SDI Kaca, Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu
PLN UIP Nusra Luncurkan Program Agroforestry Hetero, Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Wewo
Jaga Kelestarian Pulau Kelor, PLN UIP Nusra Gelar Aksi Bersih Pantai Peringati Hari Lingkungan Hidup
Sinkronisasi Perdana PLTU Lombok FTP-2 Unit 1 Berhasil, Tambahan Daya 50 MW Siap Perkuat Sistem Lombok
Project Talks Series PLN UIP Nusra Kupas Strategi Sukses Pembangunan PLTMG Sumbawa 2 dan SUTT Jeranjang-Sekotong
Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan
Sepanjang 2025, TJSL PLN Peduli Jangkau Lebih dari 700 Ribu Penerima Manfaat di Seluruh Indonesia
PLN UIP Nusra dan Kejati NTT Perkuat Sinergi Kawal Proyek Energi Bersih di NTT
Gelar Simulasi Bencana, PLN UIP Nusra Perkuat Ketangguhan Warga Desa Tablolong dan Lifuleo
Geothermal Flores Bukan Lumpur Lapindo, Pemprov NTT Sebut Kekhawatiran Segelintir Orang Salah Kaprah