Manggarai, 25 Mei 2026 - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggelar konsultasi bermakna atau pre Free Prior Informed Consent (Pre-FPIC) terkait rencana pembangunan akses jalan menuju lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5 berkapasitas 20 Megawatt (MW) di Gendang Lale, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan yang dihadiri sebanyak 106 warga tersebut turut melibatkan jajaran PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2 dan Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) sebagai bagian dari upaya PLN mengedepankan dialog terbuka bersama masyarakat sebelum pelaksanaan pembangunan proyek dilakukan.
Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan bahwa konsultasi bermakna merupakan forum diskusi dua arah yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, harapan, maupun kekhawatiran terkait pembangunan akses jalan dan jaringan pipa proyek geothermal.
“Saat ini kami menggelar konsultasi bermakna untuk mendengar langsung masukan warga, khususnya masyarakat Gendang Lale, sebelum pengerjaan jalan dan pembangunan jaringan pipa dilakukan,” ujar Roya.
Menurut dia, PLN memastikan masyarakat memiliki hak penuh untuk menyampaikan persetujuan maupun penolakan secara terbuka tanpa adanya tekanan dalam proses konsultasi tersebut.
Dalam sesi diskusi, warga menyampaikan berbagai usulan, mulai dari pentingnya pembangunan saluran air di sekitar akses jalan hingga keterlibatan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan proyek.
“Fokus utama kami saat ini adalah penyerapan tenaga kerja lokal dan itu menjadi prioritas. Saat ini ada empat gendang yang terlibat di wilayah Desa Wewo dan nantinya akan ditentukan keterwakilan masing-masing,” kata Roya.
Warga Gendang Lale, Regina Nau, mengaku bersyukur dan bangga karena masyarakat, termasuk kaum perempuan, dilibatkan dalam proses diskusi terkait rencana pembangunan jalan menuju lokasi pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5.
“Saya bersyukur karena PLN mau membangun jalan yang baik di Desa Wewo. Itu alasan saya hadir untuk mendengarkan langsung penjelasan dari PLN terkait kelanjutan proyek listrik ini,” tutur Regina.
Ia menilai pengembangan PLTP Ulumbu akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas. Menurut dia, warga juga bangga karena sumber energi panas bumi tersebut berasal dari wilayah Desa Wewo.
“Dari saya pasti mendukung rencana ini. Begitu juga ibu-ibu lain yang hadir di Gendang Lale, kami bangga dengan rencana pembangunan jalan ini,” ujarnya.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, mengatakan PLN berkomitmen menjalankan pengembangan proyek geothermal dengan pendekatan sosial yang inklusif serta menghormati ruang dialog bersama masyarakat adat.
“Masukan dari warga menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan agar proyek ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bersama,” kata Rizki.
Ia menambahkan, pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5 diharapkan mampu mendukung penyediaan energi bersih di Flores sekaligus membuka peluang ekonomi dan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek.(adabnewsteam).
Berita Terkait
PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan untuk Pemugaran Kantor Desa Ulubelu di Sekitar PLTP Mataloko
Akses Air Bersih di Kawasan PLTP Ulumbu, PLN Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan
Dekatkan Akses Kesehatan, PLN Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Ring 1 PLTP Ulumbu Tanpa Biaya
Cegah Stunting, Srikandi PLN UIP Nusra Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Ibu Hamil dan Anak di Desa Sekotong Timur
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile
Peresmian Rumah Adat Gonggor, PLN Bersama Masyarakat Adat Perkuat Sinergi Budaya dan Energi Panas Bumi
Srikandi PLN Dorong Perempuan Jadi Garda Terdepan Kesiapsiagaan Bencana
PLN UIP Nusra Gandeng Politeknik KP Kupang Dorong Peningkatan Produksi Rumput Laut Lewat Metode Seleksi Varietas di Lifuleo
PLN UIP Nusra Luncurkan Program Agroforestry Hetero, Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Wewo