Menjelang malam tahun baru 2023, Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama SH, SIK, MH, mengimbau lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, nyaman serta kondusif
Hal itu disampaikan Kapolres Banggai saat menggelar coffee morning dengan para kuli tinta di Kedai depan Mapolres Banggai, Luwuk Selatan, Kamis (29/12/2022).
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak merayakan malam tahun baru dengan petasan, pawai dan konvoi,” imbaunya.
Selain itu, orang pertama di Porles Banggai ini pun melarang warga melakukan konvoi hingga menggunakan knalpot brong yang dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas.
"Karena penggunaan knalpot brong pada kendaraan bermotor memang tidak diperbolehkan, karena suara yang ditimbulkan dapat memicu terjadinya tindak kriminalitas,” terangnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Yoga menerangkan akan menempatkan personel gabungan TNI-Polri pada titik-titik yang telah ditentukan.
“Kami juga akan menerjunkan personel gabungan TNI-Polri untuk mobile guna antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” bebernya.
Dirinya pun berharap peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas kamtibmas selama libur Nataru khususnya menjelang malam pergantiann tahun.
“Harapannya masyarakat dapat bekerjasama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama nanti,” harapnya.
Berita Terkait
Dapat Dukungan Eva Bande Maju Sebagai Bakal Calon DPD RI
Bupati Lembata Sebut Pengembangan Geothermal Atadei Mampu Dongkrak Hilirisasi Sektoril
Warga Batui Keluhkan Lampu Mati Hidup
Kasie Intel Kejari Lembata Rizal Hidayat Pindah Tugas ke Kejari Bima
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan NTT, Waspadai Bibit Siklon Tropis 91S
Gunung Ili Lewotolok Meletus 453 Kali dalam Sehari, Status Tetap Waspada
Interkoneksi ASEAN Power Grid untuk Akselerasi Transisi Energi Bersih
Dorong Pemberdayaan Ekonomi Warga Poco Leok, PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan Pertanian dan Peternakan Masyarakat Ring-1 PLTP Ulumbu Unit 5-6
Bupati Banggai Kunker Ke Kantor Kementerian Dalam Negeri
Anak 14 Tahun Dikeroyok Tujuh Pria Dewasa, Keluarga Desak Proses Hukum Tuntas