Lembata – TIM kebanggaan Kabupaten Lembata, Persebata Lembata, dijadwalkan akan melakoni laga lanjutan Liga Nusantara pada Pekan ke-9.
Pertandingan ini merupakan matchday ke-27 Grup D, yang akan digelar pada Senin, 30 Desember 2025, di Lapangan Thor.
Dalam laga tersebut, Persebata Lembata bertindak sebagai klub tuan rumah dan akan menghadapi tim kuat Gresik United.
Kick-off pertandingan dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.00 WIB.
Berdasarkan Competition Matters yang dirilis panitia penyelenggara, kedua tim juga telah ditetapkan menggunakan seragam pertandingan masing-masing.
Persebata Lembata akan mengenakan seragam utama berwarna biru, baik untuk baju, celana, maupun kaos kaki pemain. Sementara itu, Gresik United akan tampil dengan seragam berwarna kuning.
Untuk posisi penjaga gawang, Persebata Lembata ditetapkan menggunakan seragam hijau, sedangkan kiper Gresik United mengenakan seragam hitam.
Wasit yang memimpin pertandingan dijadwalkan mengenakan seragam hijau stabilo.
Adapun warna rompi, Persebata menggunakan merah, sementara tim tamu menggunakan pink (oink).
Untuk baju ofisial, Persebata ditetapkan menggunakan hijau stabilo, dan Gresik United hijau tosca.
Panitia juga menegaskan bahwa setiap klub wajib membawa dua set kostum ke MCM sebagai bagian dari ketentuan kompetisi.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin penting untuk menjaga posisi di klasemen Grup D. Dukungan penuh suporter diharapkan mampu menjadi suntikan motivasi bagi Persebata Lembata dalam menghadapi Gresik United di laga krusial ini. (adabnewsteam).
Berita Terkait
Talud SD Terancam Ambruk, Pemkab Lembata Segera Perbaiki Dengan Dana BTT
Bupati Lembata Surati Gubernur NTT Fasilitasi ASDP Pasca Benturan Kapal di Pelabuhan Waijarang
Sekretaris Dinas Pendidikan Lembata: Anak Aman Di Sekolah Wujud Investasi Terbesar Bagi Masa Depan Lembata
Pemda Lembata Apresiasi Kinerja PT SMJ, Siap Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lembata
Pelantikan Pengurus Jaringan Muro Kabupaten Lembata, Kolaborasi Konservasi Laut Berbasis Adat dengan Peran Sentral Kaum Muda
Sejumlah Siswa Jawara Lomba Hardiknas Nubatukan, Siap Berlaga ke Tingkat Kabupaten
Anak 14 Tahun Dikeroyok Tujuh Pria Dewasa, Keluarga Desak Proses Hukum Tuntas
Bantuan Mesin Jahit Diduga Tak Tepat Sasaran, Peserta Pelatihan Kecewa
Investor Mulai Lirik Potensi Daerah, Lembata Butuh Iklim Ramah Investasi
Spekulan BBM di Lewoleba Mulai Beraksi, Pertalite Dijual hingga Rp35 Ribu per Setengah Botol