Mataram, 22 Juni 2026 - PROGRAM Electrifying Agriculture yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mulai memberikan dampak nyata bagi kelompok tani Desa Lungar, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Para petani mengaku produktivitas pertanian meningkat seiring kemudahan akses air dan pemanfaatan teknologi berbasis listrik dalam kegiatan budidaya.
Salah seorang petani Gendang Mesir, Desa Lungar, Emiliana Timan, mengatakan program tersebut telah membantu meningkatkan hasil pertanian sekaligus pendapatan masyarakat. Berbagai komoditas yang dibudidayakan, seperti cabai, wortel, buncis, dan sawi putih, kini mampu menghasilkan panen yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.
"Dengan sistem elektrik ini pekerjaan menjadi lebih mudah dan hasil yang diperoleh juga berbeda jauh dibandingkan sebelumnya. Dampaknya, pendapatan kami semakin meningkat," ujar Emiliana.
Selain memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Lungar, lanjut Emiliana, hasil panen lewat program ini juga telah dipasarkan ke berbagai wilayah lain, termasuk Pasar Puni di Ruteng. Di samping itu, hasil pertanian diserap oleh pemasok program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Emiliana menjelaskan bahwa sebelum adanya program tersebut, keterbatasan air menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi petani. Proses penyiraman lahan masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih besar.
"Sekarang air tidak susah lagi karena telah dibangun infrastrukturnya oleh PLN UIP Nusra. Sebelumnya kami harus menyiram secara manual, sekarang tinggal menghidupkan pompa air dan sistem pengairan bisa berjalan lebih mudah," ungkapnya.
Program Electrifying Agriculture PT PLN (Persero) UIP Nusra merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu. Melalui pemanfaatan energi listrik untuk mendukung sektor pertanian, PLN mendorong terciptanya sistem pertanian yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kehadiran infrastruktur ketenagalistrikan juga mampu menjadi penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Program Electrifying Agriculture telah memberikan dampak positif berupa peningkatan hasil panen dan pendapatan petani. Kami berharap program ini dapat terus berkembang, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani sekitar," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PT PLN (Persero) UIP Nusra akan terus mendorong program-program pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan pembangunan ketenagalistrikan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Program Electrifying Agriculture merupakan salah satu bentuk komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan energi listrik yang produktif. Selain meningkatkan efisiensi usaha tani, program ini juga diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Manggarai dan sekitarnya.[ADABNEWSTEAM].
Berita Terkait
Dukung Ekonomi Lokal, PLN UIP Nusra Hadirkan Teknologi Pengolahan Kopi untuk Petani Wewo
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025
Pembebasan Lahan PLTP Ulumbu Buka Peluang Ekonomi Baru bagi Warga Poco Leok
PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan untuk Pemugaran Kantor Desa Ulubelu di Sekitar PLTP Mataloko
Dorong Energi Bersih, PLN UIP Nusra Fasilitasi SMK Aloisius Ruteng Konversi Motor Dinas Pemda Manggarai Jadi Kendaraan Listrik
Dorong Pemberdayaan Ekonomi Warga Poco Leok, PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan Pertanian dan Peternakan Masyarakat Ring-1 PLTP Ulumbu Unit 5-6
PLN Hadir Bersama Adat: Pengukuhan POKJA Tanah PLTP Atadei Dilandasi Kearifan Lokal di Nubahaeraka
PLN UIP Nusra Mulai Tahap Uji Tanah, Pembangunan Jalan Akses PLTP Ulumbu Unit 5-6 Resmi Berjalan
Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan
Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh