Wakil Bupati (Wabup) Banggai mengharapkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapat menjaga persatuan dan kesatuan, terutama ketika menghadapi Pemilu yang cenderung menciptakan sekat di tengah masyarakat.
"Momen Pemilu 2024, saya harap PKB mampu menjaga integrasi bangsa," harap Wabup H. Furqanudin Masulili, saat menghadiri pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se Kabupaten Banggai, di Hotel Swiss-Bellin Hotel, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan.Rabu (28/12/22).
Menurutnya, tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, dan gender, PKB dianggap mampu memberikan pendidikan politik yang baik, kondusif dan mengedepankan nilai-nilai demokrasi dan kebhinekaan.
"Walaupun masih 2022, suhu politik sudah menghangat, oleh karenanya, PKB dan partai politik di Banggai, harus lebih mengedepankan persaudaraan, dari pada sekedar suksesi," pinta Wabup.
Tidak lupa Wabup menyampaikan salam hangat dan permohonan maaf Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM atas ketidakhadiran, karena di saat yang sama beliau sedang melaksanakan tugas yang tidak kalah pentingnya.
Sementara ditempat yang sama Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB, H. Syafrudin, SH., MM dalam sambutannya mengatakan, tujuan pengkaderan dan perekrutan anggota partai, yaitu untuk mempersiapkan PKB memenangkan pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2024.
"Mereka-mereka inilah yang akan menjadi mesin politik untuk melakukan konsolidasi dan merancang strategi agar PKB menang di Pemilu 2024," jelas dia.
Di kesempatan yang sama, dilaksanakan pula pelantikan DPC Perempuan Bangsa, organisasi sayap perempuan PKB.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris, Munawir H. Samola, SH beserta jajaran pengurus PKB Banggai, Anggota Legislatif Banggai Fraksi PKB, Bahtiar Pasman, Ketua Dewan Syuro PKB Banggai, KH. Gus Tohar, serta Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah, Rahmawati M. Nur S.Ag selaku yang melantik.
Berita Terkait
Usai Di Demo Warga, Polres Lembata Janji Seriusi Penanganan Kasus Kematian Kades Laranwutun
Uji Coba Sandar Kapal Feri dengan Ramp Door di Pelabuhan Lewoleba Gagal
Spirit Persatuan 7 Maret 1954, Masihkan Hidup di Lembata?
Horeee...Listrik Menyala di Desa Dulir Bulan Ini
Hilang Sehari, Nelayan Balauring Ditemukan Selamat Terdampar di Pantai Tobotani
Menjemput Harapan ke Pelosok Lembata; Reportase Kegiatan Skrining Katarak RS Bukit Lewoleba
PLN Tanam 30.000 Pohon, Perkuat Rehabilitasi DAS Manni di Sumbawa
Penambahan CPNSD dan PPPK Jadi Beban Daerah, Lembata Butuh Investasi untuk Perkuat Fiskal
PLN UIP Nusra Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Kelistrikan bagi Warga Warga Sekitar PLTP Mataloko
Mahasiswa dan Masyarakat eks Tambak Udang Batui Demo DPRD Sulteng