LEWOLEBA – Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Lembata menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IBI ke-75 dengan tema "Seribu Lilin untuk Bidan dan Tenaga Kesehatan", Rabu (24/6/2026) di Wulen Luo, eks Harnus, Kelurahan Lewoleba.
Kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan, refleksi profesi, serta penguatan solidaritas para bidan dan tenaga kesehatan di Kabupaten Lembata.
Selain itu, para bidan juga menyampaikan lima harapan kepada pemerintah dan masyarakat terkait perlindungan profesi serta peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Ketua IBI Cabang Lembata, Ramsia Gelu, S.Tr.Keb., M.Keb, dalam surat undangan yang ditujukan kepada seluruh ranting dan anggota IBI, menyebutkan, peringatan HUT IBI tahun ini diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus penyampaian aspirasi profesi bidan kepada para pemangku kepentingan.
"Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan, refleksi profesi, penguatan solidaritas, serta penyampaian harapan bidan kepada para pemangku kepentingan untuk meningkatkan perhatian terhadap profesi bidan dan tenaga kesehatan," demikian isi surat undangan yang diterbitkan Pengurus Cabang IBI Kabupaten Lembata.
Perayaan HUT IBI ke-75 melibatkan seluruh ranting IBI di Kabupaten Lembata. Setiap ranting diberikan tanggung jawab dalam berbagai bidang, mulai dari konsumsi, dokumentasi, publikasi, dekorasi, keamanan, hingga pelaksanaan aksi seribu lilin dan renungan malam.
Selain kegiatan seremoni, panitia juga menyiapkan senam bersama, permainan olahraga, pembacaan refleksi profesi bidan, pembacaan komitmen bersama, pemotongan kue ulang tahun, serta pembagian doorprize.
Dalam momentum tersebut, IBI Cabang Lembata juga membacakan Pernyataan Harapan Bidan kepada Pemerintah dan Masyarakat yang berisi lima poin penting.
Harapan pertama adalah peningkatan penghargaan terhadap peran bidan sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu, bayi, perempuan, keluarga, dan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan.
Kedua, perlindungan terhadap martabat profesi bidan agar tenaga kesehatan dapat bekerja secara profesional, aman, dan sesuai standar pelayanan serta kode etik yang berlaku.
Ketiga, pencegahan perundungan (bullying) dan penyebaran hoaks yang menyasar tenaga kesehatan. IBI mengajak masyarakat membangun budaya komunikasi yang sehat dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun melakukan fitnah dan ujaran yang merendahkan tenaga kesehatan.
Keempat, IBI berharap aparat penegak hukum dapat memberikan perlindungan yang adil terhadap tenaga kesehatan yang menjadi korban pencemaran nama baik, intimidasi, perundungan digital, maupun penyebaran informasi yang tidak benar.
Sementara harapan kelima adalah terbangunnya kemitraan yang harmonis antara tenaga kesehatan, pemerintah, media, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
"Kami percaya bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat terwujud melalui kemitraan yang harmonis antara tenaga kesehatan, pemerintah, media, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat," demikian pernyataan IBI Cabang Lembata.
Peringatan HUT IBI ke-75 di Kabupaten Lembata diikuti oleh sekitar 463 anggota IBI dan menjadi wadah untuk memperkuat solidaritas profesi sekaligus menyuarakan berbagai harapan demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (Adabnewsteam).
Berita Terkait
Semarak HUT Ke-25 UBSP Watar Letar, Ratusan Peserta Ikuti Pawai Solidaritas di Panama
Pemukulan Gong Tandai Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Lembata
Danantara Bersama BUMN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh
Launching Buku Panduan Peliputan Ramah Anak, FJL Dorong Penggunaan Diksi Berbasis Perlindungan
Kiprah Forum Jurnalis Lembata dalam Menyongsong Hari Pers Nasional 2026
Dari Krisis ke Kemandirian: PLN dan Yayasan Papha Salurkan Air Bersih Tiga Dusun di Desa Nubahaeraka
Festival Literasi Lembata 2026: Klinik Memicu Kegemaran Mambaca
Wujudkan Komitmen Antikorupsi, Kejari Lembata Gelar Penyuluhan Hukum dalam Peringatan HAKORDIA 2025
Hari Pahlawan 2025 di Lembata: Ketika Anak Muda Menggugat Ketimpangan Sosial dan Iklim yang Tak Lagi Adil
Cahaya di Puncak Al Muhajirun