Kondisi Terkini Korban Gempa Flores: 39 Orang Meninggal, Ribuan Mengungsi

photo author
- Senin, 17 Agustus 2026 | 07:14 WITA
Kondisi Terkini Korban Gempa Flores: 39 Orang Meninggal, Ribuan Mengungsi
Tim penyelamat mengaevakuasi korban gempa Flores

KUPANG ADABNEWS.COM – Gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 Wita, menimbulkan korban jiwa dan kerusakan cukup luas di sejumlah kabupaten.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi NTT yang diperbarui Sabtu (15/8/2026) pukul 22.00 Wita, sedikitnya 39 orang meninggal dunia dan 89 orang mengalami luka-luka di sejumlah wilayah terdampak.

Gempa tersebut berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Kabupaten Manggarai menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling berat. Sebanyak 23 orang meninggal dunia dan 37 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 20 orang luka berat dan 17 orang luka ringan.

Selain korban jiwa, sebanyak 648 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 601 rumah rusak berat, 10 rusak sedang dan 37 rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas pemerintahan, fasilitas pendidikan dan fasilitas umum.

Sebanyak 2.078 warga Manggarai mengungsi. Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat selama 90 hari, terhitung 15 Agustus hingga 13 November 2026.

Di Kabupaten Manggarai Timur, tercatat 11 orang meninggal dunia, termasuk dua anak-anak, sementara 24 orang mengalami luka-luka. Gempa juga merusak rumah warga, fasilitas pemerintahan, rumah ibadat dan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.

Sejumlah akses jalan di wilayah Manggarai Timur juga terganggu akibat longsor dan kerusakan. Beberapa fasilitas kesehatan dilaporkan sementara ditutup.

Sementara di Kabupaten Manggarai Barat, satu warga dilaporkan meninggal dunia dan enam orang mengalami luka-luka. Sebanyak 191 rumah rusak, terdiri dari 122 rumah rusak berat, 30 rusak sedang dan 39 rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada kantor pemerintahan, fasilitas kesehatan dan satu satuan pendidikan.

Di Kabupaten Ende, satu orang meninggal dunia dan 14 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 60 rumah warga rusak, ditambah kerusakan fasilitas kesehatan, rumah ibadat, fasilitas pendidikan, fasilitas pelayanan publik serta sejumlah ruas jalan.

Kabupaten Sikka juga mencatat tiga korban meninggal dunia. Salah seorang korban ditemukan tertimpa bangunan ruang tunggu Pelabuhan Lorensai Maumere dan kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke RSUD T.C. Hillers Maumere.

Meski demikian, laporan BPBD menyebut kondisi di wilayah Kabupaten Sikka mulai kondusif.

Di Kabupaten Ngada, delapan orang mengalami luka-luka, terdiri dari satu orang luka berat dan tujuh orang luka sedang.

Sebanyak 537 rumah warga rusak yang tersebar di 12 kecamatan. Kerusakan juga melanda fasilitas pemerintahan, kesehatan, pendidikan, rumah ibadat, jaringan air minum dan irigasi.

BPBD masih melakukan pendataan dan penanganan

Warga diimbau tetap waspada, tidak tinggal di dalam rumah yang berpotensi membahayakan, menjauhi daerah rawan longsor dan bagi masyarakat di wilayah pesisir diminta mengungsi sementara untuk mengantisipasi potensi tsunami maupun gempa susulan.

Sementara itu, Kabupaten Flores Timur dan Lembata sejauh ini dilaporkan hanya merasakan getaran gempa. Hingga pembaruan laporan tersebut, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban jiwa di kedua kabupaten tersebut.

Pemerintah daerah di sejumlah wilayah terdampak kini membutuhkan bantuan darurat berupa tenda pengungsi, tenda posko, makanan siap saji, beras, air bersih, obat-obatan, selimut, velbet, genset, peralatan dapur serta kebutuhan dasar lainnya.

Di Manggarai, misalnya, kebutuhan mendesak meliputi 15 tenda untuk pasien rumah sakit dan puskesmas terdampak, 12 tenda posko, 20 tenda pleton, 30 ton beras, 1.000 velbet, 1.000 selimut dan 1.000 tikar.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, proses pendataan dampak gempa masih terus dilakukan. Kondisi di sejumlah wilayah juga masih membutuhkan penanganan darurat, sementara masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. (TIM). 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

X
Dapatkan Full Source Code - CMS DATAGOE