Manggarai, 14 April 2026 - PEMBANGUNAN jalan akses menuju lokasi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5-6 yang menghubungkan Desa Ponggeok dan Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), sepanjang 7,2 km kini resmi memasuki tahap awal melalui kegiatan pengujian tanah.
Tahapan awal ini dilaksanakan menggunakan metode sondir dan boring, yang bertujuan untuk mengidentifikasi daya dukung, struktur, serta karakteristik tanah sebagai landasan utama dalam perencanaan konstruksi fondasi jalan.
Pengambilan sampel tanah dilakukan di sepanjang jalur rencana pembangunan jalan akses. Langkah ini menjadi krusial untuk memastikan desain konstruksi yang dihasilkan tidak hanya aman dan efektif, tetapi juga adaptif terhadap kondisi geoteknis di lapangan.
Pelaksanaan tahap pengujian ini dilakukan setelah proses pengadaan tanah dinyatakan rampung. Masyarakat Desa Wewo sebelumnya telah menerima ganti rugi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai bagian dari komitmen proyek terhadap prinsip keadilan dan kepatuhan regulasi.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa pembangunan jalan akses tersebut merupakan elemen strategis dalam mendukung kelancaran pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5-6.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur jalan tidak hanya berperan dalam menunjang mobilisasi peralatan dan logistik proyek, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.
“Pembangunan jalan ini juga akan berfungsi sebagai fasilitas umum yang menghubungkan wilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat,” ujar Rizki.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur jalan di kawasan tersebut diharapkan mampu membuka aksesibilitas yang lebih luas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
“Jalan yang dibangun untuk mendukung proyek ini akan tetap menjadi milik bersama dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Dalam setiap tahap pembangunan, kami memastikan seluruh elemen masyarakat terlibat, dihormati, dan didengar,” tutupnya. (adabnewsteam).
Berita Terkait
Peresmian Rumah Adat Gonggor, PLN Bersama Masyarakat Adat Perkuat Sinergi Budaya dan Energi Panas Bumi
Rayakan Idul Adha 1447 H, PLN UIP Nusra Salurkan 18 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing untuk Masyarakat
PLN Terus Kebut Siang Malam Perbaiki Jalur Listrik Langsa-Pangkalan Brandan, Penopang Pemulihan Kelistrikan Aceh
PLN Hadir Bersama Adat: Pengukuhan POKJA Tanah PLTP Atadei Dilandasi Kearifan Lokal di Nubahaeraka
PLN UIP Nusra Gelar Pre-FPIC PLTP Ulumbu Unit 5 di Gendang Lale, Masyarakat Adat Sampaikan Aspirasi Pembangunan Jalan dan Tenaga Kerja Lokal
Interkoneksi ASEAN Power Grid untuk Akselerasi Transisi Energi Bersih
Akses Air Bersih di Kawasan PLTP Ulumbu, PLN Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Gelar Simulasi Bencana, PLN UIP Nusra Perkuat Ketangguhan Warga Desa Tablolong dan Lifuleo
Dorong Pemberdayaan Ekonomi Warga Poco Leok, PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan Pertanian dan Peternakan Masyarakat Ring-1 PLTP Ulumbu Unit 5-6
PLN Percepat Pengembangan EBT di Lembata, Dukungan Warga Nubahaeraka Kian Menguat