LEMBATA — Sejumlah petani mitra PT Silvano Maynard Jaya (SMJ) menyampaikan testimoni keberhasilan budidaya jagung hibrida NK Sumo Sakti dalam kegiatan Panen Raya Jagung di hamparan Bogaturu, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Rabu (20/5/2026).
Para petani mengaku mengalami peningkatan hasil produksi setelah menerapkan pola tanam dan standar operasional yang didampingi langsung oleh tim PT SMJ.
Salah satu petani, Yosep Meran Lagaor, mengaku baru merasakan panen melimpah setelah puluhan tahun menjadi petani.
“Saya umur 71 tahun. Sudah 20 tahun jadi petani, baru tahun ini saya capek panen,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta kegiatan.
Yosep menggarap lahan seluas 1,3 hektare dengan menggunakan benih NK Sumo Sakti sebanyak 13,5 kilogram. Ia mengaku hasil panennya meningkat drastis dibanding sebelumnya.
“Saya isi di karung sampai tidak muat. Pendampingannya luar biasa. Kita dikasih pembelajaran dan belajar tanam sesuai standar operasional,” katanya.
Menurut Yosep, jika petani menerapkan SOP dengan benar, hasil panen jagung bisa mencapai 11,5 ton per hektare.
Ia juga mengaku kagum dengan penggunaan teknologi pertanian modern yang dibawa PT SMJ, termasuk penggunaan drone penyemprot di lahan pertanian.
“Lebih ngeri lagi waktu drone besar itu terbang di lahan saya. Tangkinya 20 liter dan bisa semprot lahan 1,8 hektare dalam 80 menit,” katanya.
Yosep berharap pemerintah membantu petani mendapatkan pupuk subsidi melalui skema RDKK agar produktivitas pertanian semakin meningkat.
Petani lainnya, Paul Dolu, mengatakan awalnya dirinya ragu bekerja sama dengan PT SMJ. Namun setelah mengikuti arahan dan pola tanam yang diterapkan perusahaan, hasil yang diperoleh jauh lebih baik.
“Dulu saya tanam jagung hibrida sendiri, tapi setelah ikut petunjuk dari PT SMJ hasilnya berbeda. Apapun tantangannya kita maju bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Iso Lamatapo yang berprofesi sebagai guru mengaku kini semakin serius menekuni sektor pertanian setelah bermitra dengan PT SMJ.
“Sebelum ada SMJ saya kerja satu hektare, sekarang sudah 10 hektare,” katanya.
Iso mengatakan petani selama ini hanya memiliki tenaga, sementara kebutuhan alat dan sarana produksi sangat terbatas. Karena itu, kehadiran PT SMJ dinilai membantu petani memperoleh akses alat, obat-obatan pertanian dan pendampingan teknis.
Testimoni juga datang dari petani Tomas Langoday yang disampaikan oleh Nurdin Nama. Tomas yang sebelumnya bekerja sebagai tukang disebut berhasil berkembang menjadi petani hingga lahannya dijadikan lokasi panen raya jagung tahun ini.
Direktur PT SMJ, Sudin Silvester, mengatakan keberhasilan petani menjadi bukti bahwa sektor pertanian di Lembata memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Ia menegaskan tujuan utama perusahaan bukan hanya mengejar keuntungan, tetapi juga mengubah pola pikir masyarakat agar melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan.
“Tujuan awal kami adalah mengubah mindset masyarakat supaya tidak terus berpikir merantau. Lahan kita masih sangat banyak dan potensinya besar,” ujarnya.
Sudin juga menyampaikan komitmen perusahaan untuk membantu kebutuhan petani, termasuk memperjuangkan akses pupuk bersama pemerintah daerah dan penyuluh pertanian lapangan (PPL).
Menurutnya, jika target pengembangan lahan jagung mencapai 1.000 hektare, maka panen raya di Lembata akan menjadi perhatian nasional.
“Saya datang ke Lembata karena panggilan hati. Kami ingin sukses dan maju bersama petani,” katanya. (adabnewsteam).
Berita Terkait
Survei Ungkap Pengetahuan Soal HIV/AIDS Cukup Tinggi, Namun Sikap Pencegahan Masih Kontradiktif
Kapolres Lembata: Media Perlu Dibekali Pengetahuan SOP Penanganan Kasus Hukum
RS Bukit Datangkan Dokter Spesialis, Optimistis Tingkatkan Layanan Kesehatan di Lembata
Tiket Internasional Lamaholot Festival Mulai Dijual, Pengunjung Berpeluang Dapat Sepeda Listrik
Trend Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, Pemkab Lembata Gandeng Tokoh Agama Perkuat Kualitas Keluarga Lewat FGD Lintas Agama
Pemda Lembata Pacu Percepatan Kinerja OPD Awal 2026, Realisasi PAD 2025 Capai 88,49 Persen
Pemkab Lembata Gelar Lembata Fishing Tournament 2026, Perebutkan Piala Bupati dan Hadiah Ratusan Juta Rupiah
Jelang Natal, Hair Stylist WKC di Lewoleba Kebanjiran Pelanggan
Kinerja Bank NTT Lembata Makin Meragukan, Dana Kredit dan Blokir Cair Tanpa Sepengetahuan Nasabah
Gunung Ili Lewotolok Erupsi 59 Kali dalam Sehari, Status Tetap Level II Waspada