GAMBAR CCTV yang menangkap sosok berkerudung pada pukul 3 dinihari melintas dijalan lingkar atau Patroli Road PT Donggi Senoro ternyata bukan mahluk astaral seperti dugaan banyak orang. Sumber terpercaya kepada Banggainesia mengatakan sosok yang terekam CCTV pada 12 Januari 2023 itu adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Menurut sumber yang tidak ingin namanya dipublikasikan menuturkan, kamera CCTV yang menangkap kehadiranyaan sejak berada dilintasan pertama dari arah Dusun Kompanga, Desa Uso menuju arah Batui.
“So taliat dari Kompanga bajalan,” ungkap sumber. “Tapi bukan hantu,” tambah dia sembari memperlihatkan foto-foto lainnya.
Memang diakui kebiasaan cepat percaya atau sengaja mebesar-besarkan terhadap hal-hal mistis menjadi pemicu viralnya hantu berkerudung itu. Tapi sebagian warganet yang mengetahui bahwa hal tersebut adalah hoaks, menambah sosok dengan editan terbaru. Lalu menjadi lelucon.
Sumber lainnya berusaha mengklarifikasi melalui akun facebook, akun Ranhy menulis bahwa dirinya sudah sering bertemu nenek yang mengenakan jilbab panjang yang disangka hantu itu.
“Wahaha, nenek ini biasa ketemu saya kalu pagi. Pake jilbab panjang bunga’’. Baru ba masker, bajalan disitu (jalan lingkar),” tulis akun @Rhany.
Berita Terkait
Cahaya di Puncak Al Muhajirun
MBG Sedot Angaran Jumbo, DPRD Soroti Banyak Sekolah Rusak di Lembata
BPBD Lembata Bangun Sumur Bor di Sejumlah Titik Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Banggai Peroleh Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 Dari Ombudsman Ri
Hadiri Raker DPC Partai Gerindra, Bupati Lembata Nyatakan Apresiasi dan Dukung Program Presiden Prabowo
Lembata Fishing Tournament 2026, Peserta dari Indonesia, Australia hingga Timor Leste Ramaikan Perairan Lembata
Project Talks Series PLN UIP Nusra Kupas Strategi Sukses Pembangunan PLTMG Sumbawa 2 dan SUTT Jeranjang-Sekotong
Wujudkan Komitmen Antikorupsi, Kejari Lembata Gelar Penyuluhan Hukum dalam Peringatan HAKORDIA 2025
Wisatawan Mancanegara Jelajahi Desa Wisata Lembata pada Hari Kedua Festival Internasional Lamaholot 2026
Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan