Dalam sambang tersebut, Usman mengajak warga agar tidak mudah percaya terhadap berita atau pun informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ia pun meminta masyarakat untuk berperan bersama menciptakan situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing dan tetap menjaga silaturahmi serta tolerasi antar umat beragama.
Kapolsek Batui Iptu Andriansyah Arthadana, mengungkapkan, perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat selain membawa dampak positif, juga membawa dampak negatif.
“Salah satu dampak negatif yang cukup meresahkan adalah munculnya informasi palsu atau lebih dikenal dikenal dengan istilah hoax,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Andriansyah mengajak masyarakat, untuk bijak dalam menanggapi setiap informasi atau pun berita yang beredar dengan mengecek dulu kebenarannya sebelum disampaikan kepada orang lain atau saring sebelum sharing.
“Diperlukan kecerdasan dan kedewasaan berpikir dalam membagikan suatu informasi atau berita. Kami harap masyarakat tidak mudah mempercayai postingan-postingan di media sosial maupun pemberitaan ketika sumber berita bukan berasal dari lembaga atau instansi yang berwenang,” imbaunya
Berita Terkait
PT Panca Amara Utama Bantu Bangun Kandang Ternak di Kecamatan Kintom
Pemda Bungkam, Satu Sampel Ayam Berulat Mengandung Bakteri Patogen Berbahaya, Satu Lagi Penuhi Standar Kesehatan
Somasi Penebangan Pohon Cendana Milik Warga Masuki Tahapan Krusial
Ini Cara Hitung Kursi DPR di Pemilu 2024
Mediasi Berlanjut, Nasabah Tidak Akui Dokumen Kredit Tindis Yang Ditunjuk Bank NTT
Kebakaran Hebat di Kawasan Pemukiman Kampung Baru Luwuk
Program USAID Ber-Ikan Masuk Di Banggai
Bupati Lembata Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Flores
FKUB Lembata Siap Rayakan Hari Toleransi Internasional Gandeng Paguyuban Nusantara dan Pemuda Lintas Agama
Kapolsek Kintom Hadiri Rakor Bersama Panwascam Nambo