Konsultasi Publik Renkon Kekeringan Lembata 2026–2028 Digelar, Libatkan BNPB hingga WFP

photo author
- Senin, 15 Desember 2025
Konsultasi Publik Renkon Kekeringan Lembata 2026–2028 Digelar, Libatkan BNPB hingga WFP
pemaparan mengenai karakteristik bahaya, skenario kejadian, serta asumsi dampak kekeringan yang disampaikan oleh Lenny M. Mooy, SP., MP.
Dapatkan full source code Asli

Lewoleba- adabnews.com

PEMERINTAH Kabupaten Lembata menggelar Konsultasi Publik Rancangan Dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) Kekeringan Kabupaten Lembata Periode 2026–2028 sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman bencana kekeringan.

Kegiatan ini diawali dengan pengantar oleh OMC, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Tangguh Bencana, serta doa bersama. Sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Sambutan disampaikan oleh Pelaksana Tugas Deputi Pencegahan BNPB yang diwakili Koordinator Tim Perencanaan Kesiapsiagaan, Linda Lestari. Selain itu, perwakilan pimpinan World Food Programme (WFP) atau Balai Pangan Dunia Indonesia, Ibu Theresia Laura, turut memberikan pandangan terkait penguatan ketahanan pangan dalam konteks kekeringan.

Dari tingkat provinsi, sambutan disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT atau yang mewakili Sekretaris BPBD Provinsi NTT, Yohanes Takadosi, S.SiT., M.Sc. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lembata diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Quintus Irenius Suciadi, SH., M.Si., yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi mewakili Bupati Lembata.

Memasuki sesi materi, peserta mendapatkan pemaparan mengenai karakteristik bahaya, skenario kejadian, serta asumsi dampak kekeringan yang disampaikan oleh Lenny M. Mooy, SP., MP. Selanjutnya, pemaparan konsep operasi penanganan kekeringan disampaikan oleh Yohanes G. Solang Demo, ST., MM.

Kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama, pembagian peserta ke dalam lima kelompok diskusi, diskusi kelompok, serta presentasi hasil diskusi masing-masing kelompok. Hasil diskusi ini diharapkan menjadi masukan strategis dalam penyempurnaan Dokumen Renkon Kekeringan Kabupaten Lembata 2026–2028.

Melalui konsultasi publik ini, Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya untuk membangun perencanaan kebencanaan yang partisipatif, terukur, dan responsif terhadap risiko kekeringan yang kerap melanda wilayah kepulauan. (ADABNEWS.COM).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

X
Dapatkan Full Source Code - CMS DATAGOE