Sandar Perdana, Nahkoda dan 44 Awak KM Lawit Disambut Hangat Pemda Lembata

photo author
- Jumat, 23 Januari 2026
Sandar Perdana, Nahkoda dan 44 Awak KM Lawit Disambut Hangat Pemda Lembata
Pemda Lembata Sambut Kehadiran KM Lawit
Dapatkan full source code Asli

LEMBATA – Nahkoda Ronald Obedego Gandy berikut 44 awak Kapal Motor (KM) Lawit milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Kamis (22/1/2026), resmi mulai menyinggahi pelabuhan laut Lewoleba.

Menariknya, KM Lawit dua kali singgah di Pelabuhan Lewoleba, baik pada perjalanan menuju Kupang maupun saat pelayaran kembali ke arah barat.

Kehadiran kapal jumbo dengan Daya angkut, 1.313 penumpang itu secara resmi disambut hangat Pemda Kabupaten Lembata, berlangsung di Pelabuhan laut Lewoleba melalui serenonial penyambutan tamu seauai tradisi budaya Lamaholot.

Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq memimpin jajaran Forkopimda serta sejumlah pejabat eselon II, menyambut hangat kehadiran
Nahkoda Ronald Obedego Gandy berikut 44 awaknya. Meski sambutan hanya berlangsung di ruang tunggu pelabuhan laut Lewoleba, namun sambutan hangat itu menjadi tanda kerinduan Pemda setempat untuk membuka konektivitas masyarakat Lembata dengan daerah lain di Indonesia yang belum dapat dihubungkan oleh Kapal milik Pelni yang terlebih dahulu menyinggahi kabupaten satu pulau itu.

Berdasarkan informasi visual yang dirilis PELNI bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Danantara Indonesia, KM Lawit akan melayani rute panjang yang menghubungkan wilayah Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.

Adapun rute lengkap KM Lawit Voyage 02.2026 yakni: Kumai – Surabaya – Benoa – Bima – Waingapu – Ende – Lewoleba – Kupang – Rote – Kupang – Lewoleba – Ende – Waingapu – Bima – Benoa – Surabaya – Kumai.

Menariknya, dalam satu voyage tersebut, KM Lawit dua kali singgah di Pelabuhan Lewoleba, baik pada perjalanan menuju Kupang maupun saat pelayaran kembali ke arah barat.

Hal ini dinilai sangat membantu mobilitas masyarakat Lembata, baik untuk keperluan transportasi penumpang maupun distribusi barang.

KM Lawit merupakan salah satu kapal penumpang andalan PELNI yang melayani daerah kepulauan dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kehadiran kapal ini secara rutin menjadi tulang punggung konektivitas antarpulau di kawasan Nusa Tenggara.

Informasi resmi dikeluarkan otoritas Pelni di kota Lewoleba, menjelaskan, berdasarkan dokumen resmi Pengesahan Awak Kapal bernomor SL019.DLW.0126.000214, KM Lawit dijadwalkan berangkat pada 21 Januari 2026 pukul 22.00 WITA, dengan jumlah awak kapal sebanyak 44 orang.

Dalam daftar tersebut, jabatan Nakhoda diemban oleh Ronald Obedego Gandy, warga negara Indonesia kelahiran 13 April 1976. Ia didukung oleh sejumlah perwira dan awak kapal dengan jabatan lengkap, mulai dari Mualim I hingga III, Masinis I hingga IV, KKM, Juru Mudi, Juru Motor, Kelasi, Mandor Mesin, Parakit Masak, hingga Juru Masak.

Seluruh awak kapal tercatat memiliki dokumen kepelautan yang sah, termasuk Buku Pelaut, sertifikat keahlian, serta masa berlaku (expired) sertifikat yang masih aktif sesuai ketentuan keselamatan dan standar pelayaran nasional.

Sertifikasi yang dimiliki awak kapal di antaranya ANT, ATT, BST, RATING, REE, RFD, dan RADAR, sesuai dengan jabatan masing-masing.

Pengesahan awak kapal ini merupakan bagian dari prosedur keselamatan pelayaran untuk memastikan seluruh personel yang bertugas di atas kapal memenuhi persyaratan administratif dan kompetensi, sebagaimana diatur oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI.

Dengan pengesahan ini, KM Lawit dinyatakan siap beroperasi dan melayani penumpang pada lintasan Ende–Kupang secara aman dan sesuai regulasi yang berlaku. (adabnewsteam). 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

X
Dapatkan Full Source Code - CMS DATAGOE