Lewoleba — Pemerintah Kabupaten Lembata secara resmi mengajukan permohonan pembukaan trayek penerbangan baru Labuan Bajo–Ende–Lembata (PP) kepada PT Wings Abadi Airlines (Wings Air). Permohonan tersebut disampaikan melalui surat Bupati Lembata tertanggal 15 Desember 2025.
Dalam surat bernomor B/500.11/146/DISHUB/XII/2025 yang bersifat penting itu, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menegaskan bahwa pembukaan rute penerbangan baru ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung pengembangan pariwisata, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta pertumbuhan ekonomi kawasan kepulauan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Bupati menjelaskan, Labuan Bajo saat ini berkembang pesat sebagai destinasi super prioritas dan pintu gerbang pariwisata internasional. Sementara itu, Kabupaten Ende dan Kabupaten Lembata memiliki potensi wisata alam, budaya, dan bahari yang saling terhubung dalam satu koridor pariwisata Flores.
Secara geografis, Kabupaten Lembata berada pada posisi strategis di tengah gugusan Kepulauan Flores Timur dan berperan sebagai simpul penghubung bagi sejumlah pulau di sekitarnya, seperti Pulau Adonara, Solor, Batutara, Pantar, Marica, Rusa, hingga pulau-pulau kecil lainnya. Posisi ini menjadikan Lembata sebagai gerbang distribusi wisata dan logistik di kawasan timur Flores.
Selain itu, Kabupaten Lembata memiliki daya tarik wisata bahari yang kuat, mulai dari keindahan bawah laut, spot diving dan snorkeling kelas dunia, wisata memancing, hingga panorama laut dan pulau-pulau eksotis yang dinilai sangat potensial untuk dikembangkan melalui konsep wisata terpadu berbasis island hopping.
Dalam surat tersebut juga ditegaskan bahwa Bandara Wunopito Lembata siap melayani penerbangan pesawat jenis propeller sekelas ATR. Pembukaan rute ini diyakini akan memperkuat rantai destinasi Labuan Bajo–Ende–Lembata sebagai satu kesatuan pariwisata NTT.
Pemerintah Kabupaten Lembata menyatakan kesiapan untuk mendukung promosi bersama, penyelenggaraan event pariwisata, serta koordinasi lintas kabupaten guna meningkatkan tingkat keterisian penumpang (load factor).
“Pembukaan trayek ini tidak hanya berdampak signifikan bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat, tetapi juga memiliki prospek pasar yang menjanjikan bagi Wings Air, seiring meningkatnya mobilitas wisatawan nusantara, mancanegara, pelaku usaha, serta diaspora NTT,” demikian isi surat tersebut.
Surat permohonan ini juga ditembuskan kepada Menteri Perhubungan RI, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Kepala Otoritas Bandara Udara Wilayah IV, serta Bupati Ende dan Bupati Manggarai Barat. (Adabnews).




Berita Terkait
Deken Lembata Pimpin Misa Pemakaman Romo Marno, Sekjen Keuskupan Larantuka Sebut Salib Jadi Jalan Pulang ke Lewotanah Abadi
Bupati Lembata Ajak Masyarakat Bersatu dan Bersinergi Bangun Lembata Maju, Lestari, dan Berdaya Saing
Lidi Di Pesta Itu Ternyata Bukan Tusuk Gigi
Isak Tangis Ribuan Umat Iringi Pemakaman Romo Marno di Lewoleba
Gempa Magnitudo 1,8 Guncang Tenggara Lembata NTT
PLN UIP Nusra Gelar Musyawarah Ganti Kerugian Tanah PLTP Ulumbu 5-6, Libatkan 281 Warga Pemilik Tanah
Riwayat Hidup RD. Marianus Hali Wuwur: Panggilan Imam Muda yang Berakhir Terlalu Cepat