LEWOLEBA – Isak tangis ribuan umat Katolik mengiringi prosesi pemakaman Romo Marno di Lewoleba, Selasa (27/1/2026).
Usai perayaan misa requiem yang berlangsung di Kapela St. Damian Lewoleba pada pukul 09.00 Wita, jenazah pastor muda itu diantar ke peristirahatan terakhirnya.
Prosesi pemakaman dimulai dari Kapela St. Damian menuju kompleks pemakaman imam di Biara St. Damian Lewoleba. Ribuan umat tampak memadati sepanjang rute prosesi, baik umat dari dalam Kota Lewoleba maupun yang datang dari luar daerah.
Sepanjang perjalanan, suasana duka begitu terasa. Isak tangis histeris pecah mengiringi langkah pelan iring-iringan jenazah. Para suster, biarawan, dan biarawati tampak membaur bersama umat, berjalan dalam kekhusyukan doa dan lantunan nyanyian requiem.
Suasana haru mencapai puncaknya saat peti jenazah Romo Marno diturunkan ke liang lahat. Tangis ribuan umat tak terbendung, melepas kepergian pastor muda asal Lewopenutung tersebut ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Ibadat pemakaman dipimpin oleh tiga frater. Dalam keheningan yang sarat duka, umat mengantar kepergian Romo Marno dengan doa, sebagai ungkapan cinta dan penghormatan atas pengabdian singkat namun penuh makna dalam pelayanannya di Gereja. (adabnewsteam).




Berita Terkait
Deken Lembata Pimpin Misa Pemakaman Romo Marno, Sekjen Keuskupan Larantuka Sebut Salib Jadi Jalan Pulang ke Lewotanah Abadi
Gempa Magnitudo 1,8 Guncang Tenggara Lembata NTT
Lidi Di Pesta Itu Ternyata Bukan Tusuk Gigi
Bupati Lembata Ajak Masyarakat Bersatu dan Bersinergi Bangun Lembata Maju, Lestari, dan Berdaya Saing
Riwayat Hidup RD. Marianus Hali Wuwur: Panggilan Imam Muda yang Berakhir Terlalu Cepat
PLN UIP Nusra Gelar Musyawarah Ganti Kerugian Tanah PLTP Ulumbu 5-6, Libatkan 281 Warga Pemilik Tanah
Pemda Lembata Ajukan Pembukaan Trayek Penerbangan Labuan Bajo–Ende–Lembata