PEMERINTAH Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur secara resmi meminta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang untuk segera melakukan perbaikan Dermaga Pelabuhan Penyeberangan Waijarang menyusul insiden benturan kapal KMP Inerie II yang terjadi pada Kamis, 27 November 2025.
Permintaan tersebut disampaikan melalui surat Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata bernomor B/500.11/135/DISHUB/XI/2025 tertanggal 28 November 2025, yang ditujukan kepada Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang.
Dalam surat tersebut dijelaskan, benturan KMP Inerie II dengan dermaga Waijarang yang terjadi sekitar pukul 20.42 WITA telah menyebabkan kerusakan pada fasilitas dermaga, khususnya pada catwalk dan dolphin di sisi kanan area sandar kapal. Kerusakan ini berdampak pada terganggunya aktivitas operasional pelabuhan serta pelayanan publik bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan.
Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan bahwa berdasarkan Pasal 207 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, pemilik dan/atau operator kapal bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat pengoperasian kapal.
Sehubungan dengan itu, Pemkab Lembata meminta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang untuk segera: Melakukan peninjauan lokasi (assessment) terhadap tingkat kerusakan fasilitas dermaga Pelabuhan Penyeberangan Waijarang; Menyampaikan rencana teknis serta jadwal pelaksanaan perbaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lembata; Melaksanakan perbaikan secepatnya agar operasional pelayanan pelabuhan dapat kembali berjalan optimal.
Pemkab Lembata berharap langkah cepat dan responsif dari pihak ASDP agar pelayanan penyeberangan yang menjadi urat nadi mobilitas dan distribusi logistik masyarakat Lembata dapat segera pulih.
Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T, dan ditembuskan kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bupati dan Wakil Bupati Lembata, DPRD Kabupaten Lembata, Dinas Perhubungan Provinsi NTT, serta pihak terkait lainnya. (Adabnews).




Berita Terkait
Wabup Lembata Buka Pelatihan Koperasi Merah Putih 2025: Langkah Strategis Membangun Fondasi Ekonomi Desa
Banjir dan Angin Kencang Di Ile Ape Rusak Jalan dan Ruang Kelas, BPBD Lembata Lakukan Kaji Cepat
Pemda Lembata Keluarkan Himbauan Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Pohon Cendana Berusia 14 Tahun Dipotong Petugas, Warga Tuntut PLN Ganti Rugi
Bupati Lembata Gaspol Sentra Ternak Bukit Hog, Siapkan Pasar Ekspor Babi ke Timor Leste
Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, Dan Hasil Laut NTT
Di Balik Angka Kekerasan Anak dan Perempuan di Lembata Yang Terus Bertambah
Setetes Harapan untuk Nubahaeraka: PLN Hadirkan Akses Air Bersih di Momen HLN ke-80
Bupati Lembata Nilai Struktur Fiskal Nasional Tak Adil Bagi Daerah Kepulauan
Guru di Tengah Gelombang Perubahan—Refleksi dari Puncak Hari Guru Nasional 2025 di Lembata